Akhirnya datang juga musim ujian. Musim dimana murid menjadi
mendadak alim dan rajin ibadah. Semua yang pernah menjadi pelajar pasti merasakan
betapa bertanya menjalani seminggu ini
(yah ini cuman berlaku bagi murid yang oon kayak gue ini sih) mulai dari emak yang rasio marah marahnya
bertambah biar kita belajar, sampe harus ngorbanin waktu yang berharga buat nggak
ketemu pacar.
Saat ujian pasti ada yang namanya peraturan, tapi selalu
dilanggar. Kalau nggak dilanggar sih, siap siap aja kita didiemin emak seminggu,
gak dikasih makan sampe kita harus makan kertas rapor yang nilainya merah
semua. Maka dari itu, untuk menghindari kemarahan emak, kita harus mencontek. Yeah,
break the fuckin rules.
Mencontek bagi gue (dan pelajar oon lainnya) adalah sebuah
kewajiban untuk mendapatkan ijazah. Kenapa harus pinter pinter kalau semua itu
enggak dipake dalam hidup. Atau lebih parah, ijazah itu hanyalah sebuah
formalitas belaka dalam mendapatkan pekerjaan ataupun gelar. Oke ini memang
menyesatkan, tapi ini bener. Gue ngebayangin udah ada berapa orang pelajar yang
berhenti sekolah gara gara baca ini.
Dalam hidup yang namanya nyali itu pasti diperlukan, seperti
mencontek, padahal guru pengawas adalah guru yang terkenal suka makan muridnya
hidup hidup. Oke ini bercanda. Nyali gue sampai saat ini belum terasah juga,
inget jaman SD pas gue masih demennya main kelereng +nyolong mangga, gue
ketahuan nyontek dan gue dapet hadiah pandangan sinis dari guru yang sedikitpun
nggak pernah senyum. Haduh ciut amat ya mental gue.
Sekarang rada panjang nih basa basinya, aseek. Jadi gue
nulis ini karena gue mau membeberkan beberapa alasan untuk mencontek, nah mulai
1. mendapat nilai
baik dengan mudah
Iya, semua pasti pengen nilai bagus, tapi harus belajar
dulu. Stoppp! Nggak perlu belajar banyak, asalkan kita punya banyak temen deket
(yang rajin kita bantu) pasti mereka nggak akan segan buat ngasih kunci
jawabannya ke kalian. Tapi harus tau diri lah ya. Paling seneng kalau punya
temen deket banget yang udah kayak kepompong dirubung semut (apaan sih ini)
orangnya pinter, dan baik hati pula, maka dalam hitungan menit kalian mendapat
nilai bagus.
2. males belajar
Alasan yang kuat bagi pelajar yang kesehariannya lebih milih
ngegame dan pacaran daripada belajar. Entah
darimana murid pinter itu mendapatkan “kepintarannya” Masak sih mereka sesudah pulang sekolah langsung duduk di
bangku sambil melototin buku sampe mata mereka kering? Sampe sekarang gue belum
bisa mendapatkan jawabannya, karena gue sendiri juga termasuk pemalas.
Sedikit pencerahan gue dapet dari pengalaman, ternyata murid
pinter itu bisa pinter karena mereka memiliki temen yang pinter juga. Nah contohnya
pas jam kosong mereka memilih duduk bergerombol dan ngerjain tugas. Kalian tanya
gue pas jam kosong? Gue udah ilang dari kelas dan milih main futsal atau jajan
di kantin.
Eh ini ada hubungannya sama judul enggak sih??
3. terlalu sibuk
Nah biasanya alasan ini melanda anak yang doyan dapet dispen
dan dapet makan gratis ikut seminar. Kasian juga sih kalau mereka enggak
dicontekin pas ujian, tapi muka mereka yang terlalu cool dan jual mahal yang
bikin enggan buat nyontekin mereka.
Tapi banyak juga yang kasih mereka contekan, yah kan anak
keren ndistro gahol gitu lah. Malu dong punya penampilan keren tapi otak
setingkat dengkul komodo?
4. jagoan kelas
No comment buat yang ini *sodorin jawaban
Oke itulah yang sekian lama gue amati dan pahami mengapa
kita perlu mencontek dan mengapa mereka sok cool.
Citizen EcoDrive Titanium Watch - T-Mobile - iTanium-arts
BalasHapus› titanium mens wedding bands Watch_Wid › titanium nose stud Watch_Wid Watch a live demonstration for Citizen EcoDrive Titanium Watch by T-Mobile titanium grades (T-Mobile). Discover burnt titanium more titanium wheels about this unique product from T-Mobile.