Selasa, 10 Juni 2014

Reason to Cheat

Akhirnya datang juga musim ujian. Musim dimana murid menjadi mendadak alim dan rajin ibadah. Semua yang pernah menjadi pelajar pasti merasakan betapa bertanya menjalani  seminggu ini (yah ini cuman berlaku bagi murid yang oon kayak gue ini sih)  mulai dari emak yang rasio marah marahnya bertambah biar kita belajar, sampe harus ngorbanin waktu yang berharga buat nggak ketemu pacar.

Saat ujian pasti ada yang namanya peraturan, tapi selalu dilanggar. Kalau nggak dilanggar sih, siap siap aja kita didiemin emak seminggu, gak dikasih makan sampe kita harus makan kertas rapor yang nilainya merah semua. Maka dari itu, untuk menghindari kemarahan emak, kita harus mencontek. Yeah, break the fuckin rules.

Mencontek bagi gue (dan pelajar oon lainnya) adalah sebuah kewajiban untuk mendapatkan ijazah. Kenapa harus pinter pinter kalau semua itu enggak dipake dalam hidup. Atau lebih parah, ijazah itu hanyalah sebuah formalitas belaka dalam mendapatkan pekerjaan ataupun gelar. Oke ini memang menyesatkan, tapi ini bener. Gue ngebayangin udah ada berapa orang pelajar yang berhenti sekolah gara gara baca ini.

Dalam hidup yang namanya nyali itu pasti diperlukan, seperti mencontek, padahal guru pengawas adalah guru yang terkenal suka makan muridnya hidup hidup. Oke ini bercanda. Nyali gue sampai saat ini belum terasah juga, inget jaman SD pas gue masih demennya main kelereng +nyolong mangga, gue ketahuan nyontek dan gue dapet hadiah pandangan sinis dari guru yang sedikitpun nggak pernah senyum. Haduh ciut amat ya mental gue.

Sekarang rada panjang nih basa basinya, aseek. Jadi gue nulis ini karena gue mau membeberkan beberapa alasan untuk mencontek, nah mulai

1.  mendapat nilai baik dengan mudah

Iya, semua pasti pengen nilai bagus, tapi harus belajar dulu. Stoppp! Nggak perlu belajar banyak, asalkan kita punya banyak temen deket (yang rajin kita bantu) pasti mereka nggak akan segan buat ngasih kunci jawabannya ke kalian. Tapi harus tau diri lah ya. Paling seneng kalau punya temen deket banget yang udah kayak kepompong dirubung semut (apaan sih ini) orangnya pinter, dan baik hati pula, maka dalam hitungan menit kalian mendapat nilai bagus.

2. males belajar

Alasan yang kuat bagi pelajar yang kesehariannya lebih milih ngegame dan pacaran daripada belajar.  Entah darimana murid pinter itu mendapatkan “kepintarannya” Masak sih mereka  sesudah pulang sekolah langsung duduk di bangku sambil melototin buku sampe mata mereka kering? Sampe sekarang gue belum bisa mendapatkan jawabannya, karena gue sendiri juga termasuk pemalas.
Sedikit pencerahan gue dapet dari pengalaman, ternyata murid pinter itu bisa pinter karena mereka memiliki temen yang pinter juga. Nah contohnya pas jam kosong mereka memilih duduk bergerombol dan ngerjain tugas. Kalian tanya gue pas jam kosong? Gue udah ilang dari kelas dan milih main futsal atau jajan di kantin.
Eh ini ada hubungannya sama judul enggak sih??

3. terlalu sibuk

Nah biasanya alasan ini melanda anak yang doyan dapet dispen dan dapet makan gratis ikut seminar. Kasian juga sih kalau mereka enggak dicontekin pas ujian, tapi muka mereka yang terlalu cool dan jual mahal yang bikin enggan buat nyontekin mereka.
Tapi banyak juga yang kasih mereka contekan, yah kan anak keren ndistro gahol gitu lah. Malu dong punya penampilan keren tapi otak setingkat dengkul komodo?

4.  jagoan kelas

No comment buat yang ini *sodorin jawaban

Oke itulah yang sekian lama gue amati dan pahami mengapa kita perlu mencontek dan mengapa mereka sok cool.



1 komentar:

  1. Citizen EcoDrive Titanium Watch - T-Mobile - iTanium-arts
    titanium mens wedding bands Watch_Wid › titanium nose stud Watch_Wid Watch a live demonstration for Citizen EcoDrive Titanium Watch by T-Mobile titanium grades (T-Mobile). Discover burnt titanium more titanium wheels about this unique product from T-Mobile.

    BalasHapus